Ketika
hatiku membatu,
Lalu
jalan nafasku buntu
Hanya
“permohonan ampunan”-ku
Yang
bisa kukirimkan ke hadirat-Mu
Pernahkah anda mendengar kabar tentang
Ummu Salamah r.a, salah seorang istri Rasulullah s.a.w., ketika ia mendengarkan
beliau bersabda, “barangsiapa sengaja
memanjangkan bajunya ketanah dengan maksud bersombong ria, maka Allah tidak
akan melihat kepadanya pada hari kiamat kelak”. Disebutkan, ia pun bertanya,
“lantas bagaimana dengan para wanita yang juga memanjangkan ujung baju-baju
mereka?” Beliau menjawab: “Turunkanlah satu jengkal.” Ia berkata lagi:
“Bagaimana jika mata kakinya masih terlihat?” Rasulullah s.a.w. menjawab,
“Turunkanlah lagi satu hasta dan jangan lebih!”
Sungguh, betapa
terhormatnya engkau, wahai Ummul Mukminin, Ummul Salamah! Ia tidak termasuk
mereka yang sombong dan takabur. Sebab para wanita kaum Muslimin memang sudah
seharusnya untuk memiliki rasa malu, menjaga kehormatan, memlihara kesucian,
dan merelakan telapak-telapak kaki mereka dan baju-baju mereka memanjang sampai
nyaris menyentuh tanah hingga para lelaki tidak dapat meliihat auratnya.
Adapun wanita sekarang, banyak dari mereka
yang suka menaikkan pakaian mereka setinggi mungkin dan memperketat pakaian mereka hingga lekuk
tubuh mereka terbentuk. Bahkan tak sedikit dari mereka yang menanggalkan roknya
hanya karena ingin mengikuti model yang sedang populer. Mereka memiliki seribu
satu alasan untuk berpakaian semi-telanjang. Dan ironisnya lagi, banyak lelaki
pada zaman ini yang hanya tinggal namanya saja dan kehilangan identitas kelaki-lakian
mereka. Terbukti, mereka tak sedikit pun memiliki keberanian untuk mengingatkan
wanita-wanita mereka agar tidak memamerkan auratnya, bahkan seperti acuh-acuh
saja, padahal seorang lelaki itu layaknya seorang pemimpin yang selalu
mengingatkan akan kesalahan. Demikianlah, agaknya budaya malu telah hilang dari
tengah-tengah kita.
Seseorang dapat hidup baik
Selama
ia masih memiliki rasa malu.
Sama
seperti kayu yang akan tetap utuh
Kala
kulitnyan tak mengelupas.
Demi
Allah, Tak Ada KEBAIKAN
Dalam
hidup dan didunia ini
Bila
rasa MALU itu telah HILANG…
Kenyamanan tubuh karena sedikit makan.
Kenyamanan jiwa karena sedikit dosa.
Kenyamanan hati karena sedikit keinginan. Kenyamanan lisan karena sedikit
bicara
Dr. ‘Aidh
al-Qarni (Menjadi Wanita Paling Bahagia)
Untuk para pembaca agar kiranya dapat mengamalkan dan menyebarkan artikel ini sebagai amal jariyah kita dan agar kita dapat hidup dalam kebaikan, Dunia-Akhirat…
Amin yaa Rob.. :)
pantas negara kita Indonesia saat ini selalu terkena bencana, karena memang, masyarakat kita ini sudah banyak yg jauh dari agama, kebanyakan dari meraka hanyalah meniru budaya2 kafir,,, jadi tak heran INDONESIA dari tahun ke tahun selalu tertimpa musibah,,.. :(
ReplyDelete